IPA

Klasifikasi Materi & Pemisahan Campuran

Topik postingan kali ini akan membahas tentang klasifikasi materi dan pemisahan campuran baik secara kimia dan fisika.

Materi diklasifikasikan menjadi beberapa kelompok berdasarkan karakteristik tertentu.

Misalnya berdasarkan kekuatan menghantarkan panas atau menghantarkan arus listrik, yang klasifikasi materinya masuk ke dalam isolator dan konduktor.

Berdasarkan tingkat wujudnya dikenal adanya benda padat, cair, dan gas.

Gambar. Wujud materi atau zat

Benda padat merupakan zat yang dapat menjaga bentuknya, gaya antar molekulnya cukup kuat untuk menjaga ketegaran zat itu. Benda cair, merupakan zat yang tidak menyebar ke seluruh ruang tetapi mudah berubah bentuk,mengikuti wadahnya.

Adapun benda gas, merupakan zat yang tidak memiliki bentuk yang tetap, mudah menempati seluruh ruang, sehingga volumenya tidak tetap.

Klasifikasi Materi Berdasarkan Komposisinya

Komposisi merupakan bagian atau komponen dari suatu sampel atau materi yang satu dengan yang lainnya dihubungkan berdasarkan proposisi relatifnya.

Contoh Klasifikasi Materi adalah air tersusun atas dua macam substransi terkecil yaitu hidrogen dan oksigen yang memiliki proposisi tertentu. Oleh karenanya, para ahli kimia mengatakan bahwa komposisi massa penyusun air adalah 11,19% hidrogen dan 88,81% oksigen.

Adapun berdasarkan komposisinya, materi diklasifikasikan sebagai berikut:

Gambar. Klasifikasi materi berdasarkan komposisinya

Sehubungan dengan perubahan komposisi zat, khususnya yang termasuk ke dalam perubahan kimia. Beberapa pengertian dasar jenis materi berdasarkan komposisinya secara sederhana adalah sebagai berikut ini:

1. Unsur

Contoh Klasifikasi Materi selanjutnya adalah unsur merupakan materi yang tidak dapat terurai atau memisahkannya dengan reaksi kimia menjadi zat yang lebih sederhana. Contoh, hidrogen, oksigen, besi, belerang, tembaga. dll. Partikel-partikel unsur disebut atom.

2. Molekul

Molekul, adalah gugusan kimiawi yang terdiri dari minimal dua atau lebih atom yang sama atau berbeda. Contoh molekul O2, molekul air (H2O).

3. Senyawa

Senyawa, adalah molekul yang mengandung mengandung minimaldua unsur yang berbedadengan perbandingan tertentu. Contoh, air, asam asetat, etanol, karbondioksida.dll.

4. Klasifikasi Materi Campuran Homogen

Campuran homogen, adalah campuran dua atau lebih zat tunggal, dengan perbandingan sembarang. Semua susunan partikelnya menyebar merata sehingga membentuk satu fasa.

Fasa adalah keadaan zat yang sifat dan komposisinya sama antara satu bagian dengan bagian lain di dekatnya.

Contoh campuran yang membentuk satu fasa adalah larutan. Contoh: campuran gula dengan air (larutan gula), garam dengan air (larutan garam), alkohol dengan air (larutan alkohol).

5. Klasifikasi Materi Campuran Heterogen

Terakhir Contoh Klasifikasi Materi adalah Campuran heterogen. Terdiri dari dua campuran atau lebih zat tunggal, dengan perbandingan sembarang. Namun susunan partikel-partikelnya tidak merata sehingga komposisi di berbagai bagian tidak merata dan membentuk lebih dari satu fasa.

Contohnya campuran air dengan minyak tanah, jika mengocoknya maka minyak akan menyebar dalam air berupa gelembung-gelembung. Gelembung berisi minyak dan lainnya adalah air, jadi ada bidang batas antara minyak dengan air sehingga terbentuk dua fasa.

Jenis Campuran Heterogen

Campuran heterogen terbagi menjadi dua bagian, yaitu:

  1. Koloid, partikel-partikel pada koloid hanya dapat melihatnya dengan mikroskop ultra. Ukuran partikel antara 0,5 m s.d 1 mm. Contoh koloid: susu, asap, kabut, agar-agar.
  2. Suspensi, partikel-partikel pada suspensi hanya dapat terlihat dengan mikroskop biasa. Ukuran partikel antara lebih besar dari 0,3 m. Contoh suspensi: minyak dengan air, air keruh, dan air kapur.

Pemisahan Campuran Kimia

Antara jenis-jenis zat berdasarkan komposisinya tersebut dapat terjadi perubahan zat jenis perubahan kimia dan fisika. Yang mana perubahan akan menghasilkan zat baru karena terjadi perubahan struktur zat tersebut. (Baca Juga: Materi dan Perubahannya)

Adapun metode pemisahan campuran dapat melakukan dengan cara berikut:

Penyaringan (filtrasi)

Yaitu metode pemisahan campuran fisika dari klasifikasi materi yang berguna untuk memisahkan cairan dan padatan yang tidak larut dengan menggunakan penyaring (filter) berdasarkan ukuran partikel yang berbeda.

Artinya pemisahan campuran dengan cara filtrasi didasarkan pada perbedaan ukuran partikel.

Partikel yang memiliki ukuran terbesar akan terpisah dengan ukuran yang lebih kecil, sebab telah tersaring.

Contoh: menyaring air yang bercampu pasir dengan kertas saring sehingga pasir tertinggal di kertas saring, pemisahan bubuk kopi pada air kopi.

Pengkristalan (kristalisasi)

Yaitu proses pembentukan klasifikasi materi bahan padat dari pengendapan larutan, campuran leleh, atau lebih jarang pengendapan langsung dari gas.

Pengkristalan merupakan perubahan wujud benda dengan cara memberikan kalor kalor melalui pemisahan zat padat. Memberikan kalor dengan cara memanaskan sampai pekat lalu mendinginkannya hingga menjadi kristal atau membeku.

Peristiwa pengkristalan merupakan kebalikan dari menyublim.

Contohnya: lubang knalpot menjadi hitam dan mengering karena gas CO2 yang keluar berubah menjadi padat. Selain itu pada pemisahan gula putih dari tebu, dan pembuatan garam dari air laut melalui penguapan.

Penyulingan (distilasi)

Penyulingan adalah suatu metode pemisahan bahan kimia berdasarkan perbedaan kecepatan atau kemudahan penguapan (volatilitas) bahan. Dalam penyulingan, melakukan pendidihan campuran zat sehingga menguap dan uap ini kemudian mendinginkannya kedalam bentuk cairan.

Destilasi adalah pemisahan campuran zat cair berdasarkan perbedaan titik didih

Dalam proses destilasi pemisahan campuran didasarkan pada perbedaan titik didih komponen-komponen penyusun campuran. Oleh karenanya destilasi banyak bermanfaat untuk proses komersial.

Contohnya seperti produksi bensin, air suling, alkohol, minyak tanah. Bisa juga memisahkan dan mencairkan gas, sebagai contoh menyuling nitrogen dan oksigen dari udara.

Pemisahan Campuran Kimia dengan Cara Penyubliman

Yaitu merupakan peristiwa perubahan wujud dari padat menjadi gas. Maka dari itu proses pemisahan campurannya membutuhkan energi panas.

Bagaimana dengan menyublim?

Menyublim merupakan perubahan benda padat menjadi gas. Jadi istilah menyublim sering pula sobat kenal dengan sebutan penyubliman atau sublim.

Sedangkan menghablur atau hablur adalah kebalikan dari menyublim yaitu perubahan gas menjadi benda padat.

Contohnya: es kering (dry ice), kapur barus, salju, arsenik

Kromatografi

Yaitu teknik pemisahan molekul berdasarkan perbedaan pola pergerakan anatar fase gerak dan fase diam. Bertujuan untuk memisahkan molekul pada larutan dengan perbedaan kecepatan merambat atau meresap antara partikel zat yang bercampur pada medium tertentu

Misal kertas saring dengan bantuan pelarut terentu (misal air).

Contohnya: pemisahan zat warna dalam tinta. Dalam dunia kedokteran kromatografi berguna untuk menganalisis kandungan obat-obatan pada sampel urine.

Pemisahan Campuran Fisika

Ada beberapa cara pemisahan campuran secara fisika, yaitu sebagai berikut:

Dekantasi

Gambar. Dekantasi Sederhana

Adalah pemisahan campuran fisika dari klasifikasi materi dengan cara memisahkan zat padat dari zat cair yang saling tidak larut pada suhu tertentu dengan cara menuangkan cairan secara perlahan sehingga endapan tertinggal di bagian dasar bejana.

Tujuan dari dekantasi ini adalah untuk menghasilkan filtrat yang bersih. Atau untuk menghilangkan cairan yang tidak kamu ingingkan dari endapan yang terbentuk (residu).

Penyaringan

Gambar. Proses penyaringan

Yaitu pemisahan pemisahan campuran antara zat padat dari zat cair dengan menggunakan media kertas saring. Perhatikan gambar di bawah ini:

Baca Juga:

Destilasi

Pemisahan campuran zat cair berdasarkan perbedaan titik didih disebut destilasi.

Gambar. Proses destilasi

Contohnya pemisahan campuran air dan etanol, yang mana pada suhu 25 derajat Celsius dan tekanan 1 atm, titik didih air 100oC sedangkan alkohol 78 derajat Celsius.

Rekristalisasi

Gambar. Proses kristalisasi

Pemisahan campuran berdasarkan perbedaan titik beku komponen campuran. Sebaiknya komponen yang akan terpisah berwujud padat dan lainnya cair pada suhu kamar.

Contohnya pemisahan garam dari larutan garam dalam air. Memanaskan larutan perlahan-lahan sampai tepat jenuh, kemudian membiarkannya dingin. Selanjutnya garam akan terbentuk mengkristal, lalu menyaringnya.

Ekstraksi

Pemisahan campuran dengan cara ekstraksi adalah proses pemisahan suatu zat berdasarkan perbedaan kelarutannya terhadap dua cairan tidak saling larut yang berbeda.

Gambar. Proses ekstraksi

Proses ekstraksi dapat berlangsung pada:

  • Pertama: Ekstraksi parfum, untuk mendapatkan komponen dari bahan yang wangi.
  • Kedua: Ekstraksi cair-cair atau sebutannya juga dengan nama ekstraksi solven.
  • Ketiga: Ekstraksi jenis ini merupakan proses yang umum berguna dalam skala laboratorium maupun skala industri.
  • Sedangkan terakhir Leaching adalah proses pemisahan kimia yang bertujuan untuk memisahkan suatu senyawa kimia dari matriks padatan ke dalam cairan.
RPP Inspiratif SD 1 Lembar Kelas 1, 2, 3, 4, 5, dan 6

Related posts

Tinggalkan Balasan

Required fields are marked *