Ekonomi

Kebutuhan Manusia : Pengertian, Jenis, Penyebab, Kelangkaan

Hai semua sobat, tak bosannya kamu membaca postingan dari gurusekali.com. Artikel kali ini akan mengedukasi kamu mengenai materi pelajaran Ekonomi. Tentunya dapat menambah wawasan tentang apa itu kebutuhan manusia.

Ayoo… baca lebih banyak ulasan kami berikut ini.

Pengertian Kebutuhan Manusia

Kebutuhan manusia adalah titik pangkal kegiatan perekonomian serta menjadi tujuan akhir kegiatan perekonomian merupakan tenaga penggerak atau pendorong perekonomian. Manusia mempunyai dua ciri kebutuhan yaitu berdasarkan beraneka ragam dan dalam jangka panjang tidak dapat terpuaskan.

Bisa kamu simpulkan bahwa kebutuhan manusia adalah suatu keinginan manusia akan barang dan jasa yang harus terpenuhi. Apabila tidak memenuhinya akan menimbulkan dampak negatif.

Contoh untuk pertumbuhan dan kesehatan memerlukan makanan. Apabila makanan tidak terpenuhi maka akan sakit. Kebutuhan berbeda dengan keinginan.

Perbedaanya, kebutuhan menuntut untuk dipenuhi dan jika tidak dipenuhi akan berdampak besar bagi kelangsungan hidup manusia. Sedangkan keinginan tidak harus dipenuhi atau pemenuhannya masih dapat ditunda.

Pengertian Keinginan Manusia

Segala sesuatu diluar ke-empat hal tersebut dikategorikan sebagai keinginan, misalnya: rumah yang megah, pakaian bermerek terkenal, kudapan (snacks, fast foods and drinks), dan berbagai jenis kendaraan mewah/bermerek terkenal.

Namun jika anda terdampar disebuah pulau terpencil dan anda hanya memiliki sebatang coklat (yaitu snacks), maka coklat tersebut menjadi kebutuhan.

Demikian juga dengan kendaraan, dapat berubah menjadi kebutuhan, jika keberadaannya merupakan syarat agar seseorang dapat menjalani kehidupan sehari-harinya secara layak, misalnya untuk mengantar seseorang ke rumah sakit, digunakan untuk pergi ke tempat kerja untuk mendapatkan penghasilan.

Dalam kaitannya dengan pembahasan sebelumnya yaitu kelangkaan dan pilihan, maka seseorang harus membuat pilihan dan keputusan untuk mendahulukan kebutuhan daripada keinginan.

Jadi seseorang akan menggunakan sumber daya yang terbatas yang dimilikinya untuk memenuhi kebutuhan terlebih dahulu sebelum keinginannya yang tidak terbatas.

Hal tersebut dilakukan sebagai cara untuk memaksimalkan kepuasan.

Perbedaan Kebutuhan Manusia dan Keinginan

Ilmu ekonomi membahas kebutuhan manusia dan cara-cara memenuhi kebutuhannya juga mengatasi kelangkaan, dengan mencari cara yang paling tepat, hemat dan berdayaguna dalam pemenuhan kebutuhan manusia yang tak terbatas.

Sehingga timbullah istilah “berbuat ekonomis”, yang artinya berbuat sesuatu untuk mencegah pemborosan, karena dengan pemborosan dalam penggunaan alat pemenuhan kebutuhan manusia akan mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhan hidupnya.

Seringkali tidak mudah untuk membedakan antara kebutuhan dan keinginan.

Sebagai contoh, jika makanan kamu kategorikan sebagai kebutuhan, maka apakah es krim double chocolate adalah kebutuhan?

6 Penyebab Kebutuhan Manusia Akan Selalu Ada

Kebutuhan manusia bila sudah terpenuhi akan timbul kebutuhan yang lain dan manusia selalu berusaha untuk memenuhinya, hal ini terjadi karena sifat alami manusia, faktor alam dan lingkungan, kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, perdagangan internasional, demonstration effect dan tingkat pendapatan.

Sifat Alami Manusia

Menurut kodratnya setiap orang selalu merasa kurang dan ingin lebih dari yang lain. Apalagi kalau didukung oleh daya beli (mempunyai pendapatan yang tinggi) dan didukung nafsu serakah maka akan lebih bersemangat untuk memiliki suatu barang dan jasa dalam jumlah yang lebih banyak dan beraneka ragam.

Faktor Alam dan Lingkungan

Pola hidup seseorang dipengaruhi oleh lingkungan dimana mereka tinggal yaitu keadaan iklim, keadaan sosial ekonomi dan adat istiadat masyarakat sangat mempengaruhi usaha manusia untuk memenuhi kebutuhannya.

Misalnya di desa terpencil masyarakatnya mempunyai kebutuhan tentang makan,minum, dan tempat tinggal yang sederhana jika dibandingkan dengan masyarakat yang hidup diperkotaan.

Kemajuan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi

Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi menyebabkan adanya penemuan baru dan produk baru, misalnya alat komunikasi telepon rumah berkembang menjadi Hand Phone dengan berbagai pilihan fitur dan pengembangannya menjadi smartphone. Mesin jahit sederhana menjadi mesin jahit portable, dan sebagainya.

Perdagangan Internasional

Perdagangan internasional menyebabkan masuknya beraneka ragam produk luar negeri ke dalam negeri yang menyebabkan orang ingin memilikinya sehingga orang berusaha untuk memenuhinya.

Misalnya serbuan produk buatan China yang beraneka ragam jenis dan fitur yang dibuat sangat menarik dengan menawarkan harga yang lebih murah dari harga produk dalam negeri.

Demonstration Effect

Demonstration effect adalah kebiasaan seseorang untuk memenuhi kebutuhan yang mengarah keinginan yang bersifat pemborosan dan sekedar hanya untuk menjaga prestise padahal barang yang dibeli belum tentu merupakan kebutuhan.

Misalnya membeli pakaian dengan merek terkenal sehingga harga pakaian tersebut yang sangat tidak masuk akal secara umum. Fungsi pakaian tidak hanya memenuhi kebutuhan untuk menutup tubuh, namun juga untuk menjaga prsetise seseorang yang diyakini dari merek dan harganya.

Tingkat Pendapatan

Semakin besar pendapatan seseorang, biasanya orang tersebut akan semakin berusaha untuk memenuhi kebutuhannya hal ini terlihat ketika pendapatan meningkat orang cenderung membeli barang yang lebih banyak.

Sebaliknya semakin rendah pendapatan seseorang maka seseorang cenderung untuk menekan keinginan untuk membeli.

4 Kategori Kebutuhan Manusia untuk Bertahan Hidup

Jika pakaian adalah kebutuhan, maka apakah T-shirt merek Nike keluaran terbaru juga adalah sebuah kebutuhan. Secara sederhana kebutuhan dapat didefinisikan sebagai “sesuatu yang harus diperoleh untuk dapat bertahan hidup (survive) dan melakukan kegiatan sehari-hari”

Sedangkan keinginan adalah “sesuatu yang ingin dimiliki, yang jika tidak dimiliki seseorang masih dapat bertahan hidup”. Oleh karena itu, pada dasarnya hanya ada empat hal yang dapat dikategorikan sebagai kebutuhan untuk dapat bertahan hidup:

Rumah untuk tempat bernaung

Rumah memberikan perlindungan dari hawa panas dan dingin, dari sengatan sinar matahari dan hujan, serta dari gangguan binatang-binatang.

Makanan dan minuman yang cukup

Tanpa makanan dan minuman yang cukup seseorang tidak akan mampu untuk bertahan hidup layak. Tubuh manusia sebagian besar terdiri dari air sehingga tanpa air yang cukup seseorang tidak akan bertahan. Makanan yang cukup dibutuhkan agar seseorang mendapatkan cukup energi untuk melakukan aktivitas sehari-hari.

Perawatan kesehatan dasar

Perawatan kesehatan dasar dibutuhkan agar seseorang dapat terhindar dari berbagai jenis penyakit yang dapat mengancam hidup seseorang. Sebagai contoh, penyakit cacar jika tidak mendapatkan perawatan yang memadai dapat menyebabkan kematian.

Pakaian

Demikian juga dengan pakaian, selain melindungi tubuh seseorang juga berfungsi untuk menjaga harkat dan martabat hidup seseorang.

Kelangkaan dan Pemenuhan Kebutuhan Manusia

Agar dapat memahami konsep kelangkaan dan kaitannya dengan pemenuhan kebutuhan manusia, kita juga perlu memahami konsep mengenai sumber daya (resources).

Sumber daya adalah sesuatu yang dapat diubah menjadi barang atau jasa setelah melalui proses tertentu (khusus untuk barang/produk proses tersebut disebut proses produksi atau proses manufakturing).

Barang atau jasa tersebut kemudian dapat diubah menjadi kepuasaan jika barang atau jasa tersebut telah dikonsumsi.

Baca Juga: Kelangkaan dan Masalah Inti Ekonomi

Secara garis besar terdapat dua kategori sumber daya: sumber daya yang terbatas (langka). Contohnya adalah makanan, air, listrik dan sumber daya yang tidak terbatas misalnya sinar matahari dan udara (adakah kondisi kondisi tertentu yang dapat menyebabkan sinar matahari dan udara dapat berubah menjadi sumber daya yang langka?).

Alat Pemuas Kebutuhan Manusia

Lebih lanjut, pembagian alat pemuas kebutuhan manusia dapat dilakukan berdasarkan beberapa aspek.

Berbentuk Barang

  • Ditinjau dari segi keberadaannya.
    • Barang bebas. Barang yang keberadaannya dan jumlahnya tidak terbatas, sehingga untuk memperolehnya tidak memerlukan pengorbanan bagi yang membutuhkan dan dapat memberikan manfaat. Contohnya: udara, angin.
    • Barang ekonomis. Barang yang berguna untuk memenuhi kebutuhan manusia akan tetapi jumlah keberadaannya terbatas. Oleh karena itu untuk memperolehnya diperlukan pengorbanan. Contoh, seseorang lapar membutuhkan makan, untuk memperoleh makanan harus membeli, untuk membeli dibutuhkan uang dan untuk mendapatkan uang dibutuhkan kerja dan seterusnya.
  • Ditinjau dari segi tujuan penggunaannya:
    • Barang konsumsi adalah Barang yang langsung dapat kamu gunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari (konsumsi) yang habis sekali pakai (makanan, minuman) dan tidak lekas habis atau tahan lama (pakaian).
    • Barang produksi adalah Barang yang tidak habis pakai atau barang yang dipergunakan untuk proses produksi (suku cadang mesin)
  • Ditinjau dari hubungan antar alat pemuas itu sendiri.
    • Barang substitusi adalah Barang yang dapat diganti dengan barang lain dengan manfaat dan fungsinya sama. Contohnya beras diganti dengan jagung.
    • Barang komplementer adalah barang yang saling melengkapi sehingga mempunyai manfaat. Contohnya: pena dengan tinta, buku tulis dengan alat tulis, meja dengan kursi dan sebagainya
  • Ditinjau dari sifatnya
    • Barang bergerak adalah Barang yang dapat dipindahkan dari satu tempat ke tempat lain. Contoh motor, meja, kursi, bahan makanan dan sebagainya.
    • Barang tak bergerak adalah Barang yang tidak mudah dipindahkan dari satu tempat ke tempat lain. Contoh: tanah ladang, bangunan, pabrik dan sebagainya.

Berbentuk Jasa

Alat pemuas kebutuhan manusia tidak hanya berbentuk barang, namun juga berbentuk jasa, berikut ini pendapat beberapa ahli tentang jasa (Awaluddin dan Wijayati, 2018):

  1. Kotler menyatakan bahwa jasa adalah setiap tindakan atau kegiatan yang dapat satu pihak tawarkan kepada pihak lain yang pada dasarnya tidak berwujud dan tidak mengakibatkan kepemilikan apapun.
  2. Stanton mendefinisikan jasa adalah kegiatan yang dapat diidentifikasi sendiri, dan pada prinsipnya tidak dapat kamu pegang atau raba secara fisik (intangible) namun dapat berguna untuk pemenuhan kebutuhan pelanggan.

4 Karakteristik Perbedaan Jasa dengan Barang

Menurut Fandy Tjiptono (2000) jasa memiliki 4 (empat) karakteristik pokok yang membedakannya dengan barang yaitu:

  • Tidak Berwujud (Intangibility)

Jasa bersifat intangible, artinya tidak dapat dilihat, diraba, dirasa atau dicium sebelum jasa tersebut dibeli dan dikonsumsi. Konsep Intagible artinya jasa adalah sesuatu yang tidak dapat kamu sentuh dan tidak dapat rasakan dan sesuatu yang tidak mudah mendefenisikan dan memformulasikan atau memahaminya secara rohaniah.

Konsumen akan menyimpulkan kualitas jasa berdasarkan tempat (place), orang (people), peralatan (equipment), bahan komunikasi (communication material), simbol dan harga.

  • Tidak Dapat Dipisahkan (Inseparatibility)

Proses memproduksi dan konsumsi jasa terjadi dalam waktu yang bersamaan. Dalam hal ini interaksi antara penyedia jasa dengan konsumen merupakan ciri khusus dalam pemasaran jasa dan akan mempengaruhi hasil (outcome) jasa tersebut.

  • Keberagaman (Variability)

Jasa banyak memiliki variasi bentuk, kualitas dan jenis tergantung pada siapa, kapan, dimana jasa tersebut dihasilkan serta penerima jasa dan kondisi dimana jasa tersebut diberikan.

  • Tidak Tahan Lama (Perishability)

Jasa merupakan komoditas yang tidak tahan lama, tidak dapat disimpan, meskipun demikian ada pengecualian dalam karakteristik ini. Dalam kasus tertentu jasa dapat disimpan yaitu dalam bentuk pemesanan (reservasi tiket pesawat dan kamar hotel), peningkatan permintaan akan suatu jasa pada saat permintaan sepi (misalnya minivacation weekends dihotel-hotel tertentu) dan penundaan jasa (misal: asuransi).

RPP Inspiratif SD 1 Lembar Kelas 1, 2, 3, 4, 5, dan 6

Related posts

Tinggalkan Balasan

Required fields are marked *